(Jakarta, 24022026) — Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan dukungan terhadap pengembangan bisnis ketenaganukliran oleh PT. RadPro Energi Mandiri sebagai bagian dari penguatan ekosistem teknologi nuklir nasional yang aman, inovatif, dan berdaya saing. Dukungan tersebut ditegaskan dalam kegiatan Temu Bisnis Radioisotop dan Radiofarmaka yang diselenggarakan BRIN awal bulan ini di Jakarta, yang mempertemukan regulator, lembaga riset, dan pelaku industri untuk mempercepat hilirisasi teknologi nuklir, khususnya di bidang kesehatan.
BAPETEN menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh pemanfaatan tenaga nuklir oleh industri berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan perlindungan radiasi melalui pengawasan yang adaptif dan berbasis risiko. Dukungan regulasi tersebut diarahkan untuk mendorong pengembangan dan komersialisasi radioisotop serta radiofarmaka dalam negeri secara aman dan bertanggung jawab.
Baca Juga: BAPETEN Dukung PT RadPro Energi Mandiri sebagai Salah Satu Industri untuk Perkuat Bisnis Radioisotop
BAPETEN menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh pemanfaatan tenaga nuklir oleh industri berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan perlindungan radiasi melalui pengawasan yang adaptif dan berbasis risiko. Dukungan regulasi tersebut diarahkan untuk mendorong pengembangan dan komersialisasi radioisotop serta radiofarmaka dalam negeri secara aman dan bertanggung jawab.
BRIN menekankan pentingnya kolaborasi riset dan industri dalam memperkuat kemandirian radioisotop dan radiofarmaka nasional yang berperan strategis dalam diagnosis dan terapi penyakit. Melalui kemitraan strategis dan forum business matching, BRIN membuka peluang transfer teknologi, pemanfaatan fasilitas riset, serta pengembangan sumber daya manusia guna memperkuat ekosistem produksi nasional.
Baca Juga: BRIN Laksanakan Kunjungan Verifikasi Faktual Lisensi ke PT. RadPro Energi Mandiri
Direktur Suroyo menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah dan regulator.
“Kami menyambut baik sinergi antara BAPETEN, BRIN, dan pelaku industri dalam mempercepat hilirisasi teknologi nuklir di bidang kesehatan. PT RadPro Energi Mandiri berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung penguatan rantai pasok, layanan teknis, serta pengembangan solusi industri yang berkontribusi pada kemandirian radioisotop dan radiofarmaka nasional,” ujarnya.
Kolaborasi antara regulator, lembaga riset, dan sektor swasta ini diharapkan mempercepat pertumbuhan industri ketenaganukliran nasional yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri, serta memperkuat ketahanan kesehatan dan kemandirian teknologi Indonesia. (yy)





