(Tangerang Selatan, 26102026) – PT. RadPro Energi Mandiri menyediakan drum berkapasitas 100 liter untuk kebutuhan pengemasan limbah radioaktif padat berupa material terkontaminasi. Produk ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan industri, rumah sakit, laboratorium, fasilitas penelitian, serta pengguna sumber radiasi yang memerlukan wadah untuk mengemas limbah radioaktif sebelum menjalani proses penyimpanan sementara dan penyerahan kepada fasilitas pengelola limbah radioaktif.
Penyediaan drum tersebut memperhatikan pentingnya pemilihan wadah yang sesuai dengan karakteristik limbah dan Kriteria Keberterimaan Limbah Radioaktif yang ditetapkan oleh fasilitas penerima, termasuk Instalasi Pengelolaan Limbah Radioaktif (IPLR) di bawah Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran (DPFK), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). BRIN menyediakan panduan kriteria keberterimaan untuk berbagai jenis limbah radioaktif, termasuk limbah padat.
Drum 100 Liter untuk Limbah Radioaktif Padat Material Terkontaminasi
Limbah radioaktif padat material terkontaminasi dapat berasal dari berbagai kegiatan yang memanfaatkan zat radioaktif atau sumber radiasi. Contohnya meliputi sarung tangan, pakaian pelindung, kain lap, plastik, kertas penyerap, filter, komponen peralatan, serta material padat lainnya yang terkontaminasi zat radioaktif.
Untuk mendukung kebutuhan pengemasan tersebut, PT. RadPro Energi Mandiri menyediakan drum 100 liter yang dapat digunakan sebagai wadah pengemasan sesuai dengan jenis dan karakteristik material yang akan dikelola.
Pemilihan drum perlu memperhatikan kondisi fisik wadah, kekuatan dan ketahanan bahan, penutup, serta kesesuaian spesifikasi terhadap persyaratan pengemasan limbah. Penggunaan kantong plastik bagian dalam (inner liner) juga dapat diterapkan apabila dipersyaratkan oleh prosedur pengemasan dan kriteria keberterimaan fasilitas penerima.
Dengan pemilihan wadah yang tepat, pengemasan diharapkan dapat membantu menjaga integritas material dan meminimalkan risiko penyebaran kontaminasi selama penanganan serta penyimpanan sementara.
Memperhatikan Kriteria Keberterimaan Limbah Radioaktif BRIN
Dalam proses pengelolaan limbah radioaktif, penggunaan drum tidak hanya didasarkan pada kapasitas wadah. Penghasil limbah juga perlu memastikan bahwa karakteristik limbah dan metode pengemasannya sesuai dengan persyaratan fasilitas pengelola yang dituju.
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan meliputi:
-
Identifikasi limbah: mengetahui asal, jenis, bentuk fisik, dan karakteristik material terkontaminasi.
-
Karakterisasi radiologis: melakukan pemeriksaan dan pengukuran yang diperlukan untuk mengetahui kondisi radiasi serta kontaminasi.
-
Spesifikasi drum: memilih wadah dengan ukuran, bahan, kondisi penutup, dan perlengkapan yang sesuai dengan persyaratan penerimaan.
-
Metode pengemasan: memastikan material dikemas dengan benar, termasuk penggunaan kemasan primer atau inner liner apabila dipersyaratkan.
-
Pelabelan dan dokumentasi: menyiapkan identitas limbah serta dokumen pendukung sesuai ketentuan.
-
Verifikasi penerimaan: memastikan limbah memenuhi persyaratan teknis dan administrasi fasilitas pengelola sebelum dilakukan penyerahan.
BRIN melalui DPFK menyediakan panduan kriteria keberterimaan limbah radioaktif yang perlu dijadikan acuan oleh penghasil limbah dalam menyiapkan limbah untuk diserahkan ke fasilitas pengelolaan.
Perlu diperhatikan bahwa penggunaan drum 100 liter tidak secara otomatis menjamin limbah dapat diterima. Kesesuaian akhir tetap bergantung pada karakteristik limbah, spesifikasi kemasan, metode pengemasan, dan persyaratan fasilitas penerima.
Pemilihan Drum Merupakan Bagian Penting dalam Pengelolaan Limbah
Direktur Utama PT. RadPro Energi Mandiri, Suroyo, menyampaikan bahwa ketersediaan drum untuk limbah radioaktif padat merupakan salah satu kebutuhan pendukung dalam pengelolaan material terkontaminasi.
Menurut Suroyo, pengemasan limbah perlu direncanakan sejak awal agar wadah yang digunakan sesuai dengan karakteristik material dan persyaratan keberterimaan limbah radioaktif.
“Pemilihan drum untuk limbah radioaktif padat material terkontaminasi harus memperhatikan spesifikasi wadah, karakteristik limbah, serta kriteria keberterimaan yang ditetapkan oleh fasilitas pengelola limbah radioaktif. Kami menyediakan drum untuk membantu pengguna mempersiapkan kebutuhan pengemasan sesuai dengan persyaratan teknis yang berlaku,” ujar Suroyo.
Ia menambahkan bahwa koordinasi antara penghasil limbah, petugas proteksi radiasi, dan fasilitas penerima diperlukan agar proses persiapan, pengemasan, serta penyerahan limbah dapat dilaksanakan secara tertib dan sesuai ketentuan.
Melayani Kebutuhan Drum Limbah Radioaktif
Melalui penyediaan drum 100 liter, PT. RadPro Energi Mandiri mendukung kebutuhan wadah pengemasan limbah radioaktif padat material terkontaminasi bagi industri, rumah sakit, laboratorium, dan fasilitas penelitian.
Calon pengguna dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan drum, spesifikasi wadah, penggunaan inner liner, serta persyaratan pengemasan berdasarkan jenis limbah dan kriteria keberterimaan fasilitas penerima.
Untuk informasi mengenai ketersediaan produk dan konsultasi teknis, silakan menghubungi PT. RadPro Energi Mandiri melalui situs resmi https://radpro.co.id.
Melalui layanan ini, PT. RadPro Energi Mandiri berkomitmen mendukung pengelolaan limbah radioaktif yang memperhatikan keselamatan, pengendalian kontaminasi, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di Indonesia. (yy)





